Kloom and Kompas

16 Apr 2014

SEPATU kayu atau kloom memang kini tengah populer. Bahkan, sepatu tersebut kini juga hadir lebih beragam.
 
Kloom, misalnya. Pada ajang Jakarta Islamic Fashion Week (JIFW) 2013, label sepatu rancangan seorang anak muda Nadia Mutia Rahma menjadi buruan para pengunjung.
 
"Kloom ini sudah dari 2009, sampai sekarang banyak yang minat karena modelnya memang macam-macam," kata M Ridwan, penanggung jawab produksi sepatu Kloom kepada Okezone di JCC Senayan, Kamis, 20 Juni 2013.
 
Meski berbahan dasar kayu, namun kloom juga dikombinasikan dengan berbagai material lain seperti kulit ataupun kain tradisional lain. Tak ayal jika ini menjadi satu koleksi lain yang bisa dimiliki.
 
"Bahan utama kayu mahoni dan limethree terus dipadukan dengan kulit sapi dan pakai kain juga," imbuhnya.
 
Kendati begitu, sepatu tersebut tidak terasa berat. Sebab, Ridwan mengaku menerapkan teknik khusus dalam proses pembuatannya.
 
"Kita tidak pakai oven, tapi pengeringannya alamiah karena untuk menghindari kandungan airnya yang masih ada," katanya.
 
Karena itu, sepatu produksinya pun tidak hanya diminati oleh konsumen lokal saja. Tetapi juga merambah hingga Timur Tengah. Apalagi harga ditawarkan juga cukup terjangkau berkisar Rp350 ribu-Rp1,8 juta.
(tty)



Copyright © 2012 jejualan.com. All rights reserved